-->

Turunkan Kolesterol Dengan Angkak

rismasalsabila.blogspot.com
 Angkak (bahasa Tionghoa: 紅麴米, 红曲米; pinyin: hóng qú mǐ; lit. "red yeast rice"), red fermented rice, red kojic rice, red koji rice, atau ang-kak, yaitu beras putih jenis tertentu yang dibiakkan dengan sejenis ragi khusus selama beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah. Angkak telah dikenal penduduk Cina sejak ratusan tahun silam, dan umum digunakan bangsa Cina sebagai bagian dari campuran rempah masakan dan herbal kesehatan mereka. Di Amerika, angkak yang dikenal dengan nama Red Yeast Rice kini mulai popular dan dijual dalam bentuk kapsul sebagai penurun kolesterol alamiah yang ampuh.

Angkak sering digunakan sebagai obat penyembuh saat seseorang menderita demam berdarah dan juga digunakan sebagai bumbu masak. Khasiat angkak sebagai herba kaya manfaat sudah dikenal berabad-abad lalu oleh bangsa Cina.
Angkak sendiri sebenarnya merupakan hasil fermentasi. Berasal dari beras biasa lalu difermentasi dengan menggunakan kapang Monascus purpureus dan menghasikan beras dengan warna merah yang merupakan warna pigmen dari kapang tersebut. Harga angkak cukup murah dan dapat ditemui di berbagai pasar tradisional. Karena itu, banyak orang menggunakan angkak untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Penelitian membuktikan bahwa angkak mampu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dari penderita kolesterol. Hal ini karena adanya kelompok
 senyawa monakolin yang terkandung dalam angkak. Senyawa monakolin ini akan menghambat kerja enzim yang membentuk kolesterol. Hasilnya, kadar kolesterol akan menurun karena kerja yang terhambat. Fungsi senyawa monakolin ini sama seperti obat golongan statin yang biasa digunakan untuk mengobati pasien penderita kolesterol tinggi.

Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, maka bagi penderita hiperkolesterol sebaiknya mengkonsumsi angkak sebanyak 15 sampai 30 gram sehari. Caranya adalah dengan merebus angkak tersebut, kemudian meminum air rebusannya. Ini harus dilakukan secara rutin dan teratur. Seiring kemajuan teknologi, saat ini terdapat pula angkak yang sudah diekstrak dalam bentuk suplemen. Dosisnya adalah 600 mg sehari atau Anda dapat membaca petunjuk dosis yang tertera.

Berbeda dengan obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping, mengkonsumsi angkak dalam jangka panjang relatif aman. Efek samping yang biasa dialami saat mengkonsumsi angkak adalah perut terasa kembung atau gangguan pencernaan lainnya. Tetapi, efek samping ini dapat dikurangi dengan menambahkan jahe pada air rebusan angkak. Cara lain adalah dengan menyelingi konsumsi angkak dengan makanan lain yang dapat pula menurunkan kolesterol.

Resep Penurun Kolesterol

Sebagai pengganti atau penyeling angkak, Anda dapat mencoba beberapa resep berikut yang membantu menurunkan kolesterol yaitu:
  • Bawang merah

    Iris bawang merah sebanyak 20 gram, makan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari
  • Sambiloto

    Tanaman pahit ini dapat membantu Anda menurunkan kolesterol. Caranya rebus 20 gram sambiloto kering dengan 3 gelas air sampai menghasilkan 1 gelas air. Minum setelah makan.
  • Kunyit

    Iris tipis kunyit, rebus dengan 2 gelas air hingga menghasilkan 1 gelas. Saring dan minum 3 kali sehari.
  • Oats

    Konsumsi 1 mangkuk oats ( sekitar 70 gram ) dapat membantu menurunkan kolesterol.
  • Belimbing

    Selesai sarapan dan makan malam, jangan lupa untuk memakan sebuah belimbing ukuran besar. Ini juga bermanfaat sebagai antikolesterol.
Tentu saja, mengkonsumsi angkak atau herba antikolesterol lain tidak cukup untuk mempertahankan kolesterol agar tidak berlebih lagi. Untuk mengontrol kolesterol, Anda harus mengontrol pola makanan dengan menghindari makanan berlemak seperti jeroan, santan, gorengan, sebaliknya dianjurkan untuk mengkonsumsi sayur dan buah-buahan serta berolahraga minimal tiga kali seminggu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Turunkan Kolesterol Dengan Angkak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel